https://www.facebook.com/OldSoulGuidance Orang Spiritual - Old Soul Guidance

Orang Spiritual

Saat ini banyak orang orang yang sedang terbangun spiritual dan mungkin Anda salah satunya, oleh karena itu Anda banyak mencari apa yang dimaksud dengan orang spirtual? Jika Anda lahir dan berkembang di Indonesia pasti sudah sering mendengar “spiritual” tetapi apakah spiritual yang Anda ketahui selama ini adalah spiritual yang bertujuan untuk membangunkan orang orang terhadap keberadaan dirinya sendiri? Jika Anda singgah di artikel ini, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan jawabannya.

1. Apa yang dimaksud orang spiritual?
Orang spiritual adalah orang yang memiliki kesadaran atas keinginan hati, mereka sadar bahwa hidup adalah kebebasan untuk melakukan hal hal yang sesuai dengan kata hati tetapi sudah tentu mereka sadar akan konsekwensinya oleh karena itu mereka tidak memanipulativ orang lain karena  mereka sadar akan  adanya “karma” yang artinya apa yang dituai itulah yang akan dipetik. Orang spiritual memiliki ketajaman intusi akan energi disekitarnya, mereka cenderung banyak berpikir dan menganalisa tentang kebenaran. Orang spiritual tidak mudah untuk menerima ucapan orang lain karena mereka sadar bahwa kebenara ada didalam diri sendiri. Orang spiritual memiliki kecerdasan yang datang dari hasil mengolah pikiran sendiri. Orang spiritual sangat kreatif karena menyadari bakat bakat yang dikembangkan membuat hidupnya berbahagia. Orang spiritual tidak takut akan kematian karena mereka mengerti bahwa kematian adalah proses kehidupan  yang berulang, kematian artinya jiwa akan terlahir kembali untuk memasuki phase kehidupan selanjutnya. Orang spiritual merasa aneh dengan lingkungan disekitar karena hidupnya tidak sama dengan mereka yang cenderung sama dan berseragam. Orang spiritual sulit untuk menolak keinginan hati karena kompas hidupnya bersumber dari sura suara tersebut. Orang spiritual lebih cenderung menyediri karena mereka sadar untuk tidak membiarkan energinya terserap oleh situasi atau orang orang yang melelahkan. Orang spiritual sering terbangun malam antar jam 2-5 pagi karena di jam jam tersebut mereka ter-inspirasi. Orang spiritual tidak percaya pada agama karena mereka tidak ingin mengikuti jalan kehidupan orang lain (siapapun yang membentuk agama tersebut) karena mereka lebih cenderung mengikuti jalannya sendiri.

 

 

 

 

2. Apakah perbedaan orang spiritual dan orang ber-agama?
Orang spiritual memiliki pemikiran sendiri tentang kehidupan dan mereka cenderung percaya dengan apa yang mereka yakinkan walaupaun berlawanan oleh kebanyakan orang. Orang yang ber-agama  cenderung mengikuti jejak orang orang terdahulu yang menciptakan agama untuk bisa diterima dalam satu kelompok.

3. Apakah orang spiritual memiliki Tuhan? Tuhan bagi orang spiritual ada didalam dirinya sendiri yaitu jati dirinya , setiap individu memiliki jati diri tetapi tidak semua orang menyadarinya atau belum terpanggil unruk menyatu dengan jati dirinya.

4. Bagaimana cara orang spiritual terhubung oleh Tuhan/Jati diri?
Orang spiritual melakukan meditasi untuk mendapatkan ketenangan, melepas perasaan negatif dan perasaan takut. Meditasi tidak diharuskan tetapi hanya disarankan untuk terhubung dengan Jati dirinya, Malaikat, Roh penjaga dan Roh pembimbingnya, karena dalam situasi damai, tenang dan tidak merasa takut akan mempermudah untuk mendengar petunjuk.

5. Apakah orang yang sudah rutin ber-meditasi artinya orang spiritual?
Belum tentu, karena meditasipun banyak jenisnya. Orang spiritual melakukan meditasi untuk terkoneksi dengan jati diri dan para pembimbingnya.

6. Spiritual terkait olah Yoga praktisi, apakah seorang yang sudah memulai yoga berarti orang spiritual?
Belum tentu, banyak yang sudah mendalami yoga tetapi belum menyadari tentang jati dirinya.

Kesimpulan orang spiritual adalah mereka tidak ber-kelompok, mereka mendalami diri sendiri dan mengembangkan ide yang datang dari inspirasi, orang spiritual bukan milik lembaga atau organisasi tertentu. Orang spiritual sadar akan keunikan individu yang mencerahkan warna kehidupan Alam Semesta.